" Koma, Titik. "
Kau tau, lewat Koma aku tahu siapa dirimu...
lewat Koma aku mulai memahami dirimu
dari Koma aku terus berharap agar itu bisa menjadi sebuah Titik
Ntah..
Apakah ak bertahan hingga Koma Koma itu menjadi satu kesatuan yang akan ditempati oleh Titik Titik
Ntah..
Apakah aku akan berpaku pada Koma ini saja atau aku lelah menantikan KOMAmu menjadi Titik ?
Semua kata yang kau ucapkan bagaikan rangkaian Titik Titik yang terbentuk indah menjadi satu.
Setiap kata pujian mu yang mungkin hanya permainanmu, selalu saja membuat hatiku penuh dengan Titik Titik namamu.
HEY ! sampai kapan ? ......
HEY! sampai kapan ?............
sampai kapan Koma Koma ini akan menjadi Titik?? ,,,,,,,,,,,,
sampai kapan KAU berhenti menaruh Koma Koma yang begitu banyak dihatiku ?.............
Apakah kau tak mengerti..,,,,,,,,
Apa kau pura pura tak mengertii !!..,,,
Kenapa hanya Koma ? kenapa bukan Titik,,,,,,,,,,,,,
kenapa selalu Koma?kenapa kau selalu menaruh satu Koma yang tak bertitik disetiap kata katamu !...........
HEY! datanglah padaku ! katakanlah kau ingin mengubah Koma Koma ini menjadi Titik Titik......
HEY! Bila kau tak ingin datang padaku, pergilah ! menjauhlah! enyahlah ! bawa pergi Koma Koma mu yang takkan akan pernah menjadi Titik Titik .
Maka aku akan membuang semua Koma Komamu yang kau berikan perlahan ..
Dan aku takkan mengharapkan Koma Koma itu menjadi Titik Titik indah dihidupku lagi..
PERGILAH ! MENJAUHLAH ! ENYAHLAH !
bawa pergi KOMA KOMA MU ITU !
CEPATLAH !
sebelum aku terus berharap KOMA KOMA mu itu bisa menjadi TITIK TITIK indah untukku ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar